Memotivasi Diri dengan Memahami, Menerima, dan Menyayangi Diri Sendiri

           Perkenalkan nama saya Hasna Nur Fadilah, cukup dipanggil Hasna. Saya anak ke-3 dari 3 bersaudara alias saya anak termuda dan termungil juga badannya. Saya tinggal di Depok dengan orang tua dan kadua kakak saya. Saya berasal dari keluarga yang bisa dibilang sederhana. Ayah dan mama saya seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai guru SMA, dan ayah saya telah menjabat sebagai kepala sekolah di salah satu SMAN di Depok. Kakak pertama saya sudah bekerja sebagai dosen di sebuah universitas swasta, juga sudah berkuarga dan telah dikaruniai seorang anak. Lalu kakak saya yang kedua saat ini sudah bekerja juga sebagai pegawai pada bagian administrasi di suatu SMAN di Depok. Jadi bisa dibilang saya berasal dari keluarga tenaga pendidik. Saya besar di Depok namun saya lahir di Jakarta, tanggal 31, bulan maret, tahun 2020. jadi saat ini tahun 2020 saya berusia 18 tahun dan baru saja menjadi mahasiswa di salah satu kampus terbaik dan terbesar di Indonesia bahkan dunia, yaitu kampus biru kampus perjuangan, Universitas Brawijaya. Alhamdulillah saya diterima di UB melalui jalur SNMPTN pada pilihan pertama yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis, salah satu fakultas terbaik, tertua, dan terbesar di UB. Jurusaan manajemen, program studi kewirausahaan. Banyak yang beranggapan bahwa prodi kewirausahaan akan mengajar pelajaran kewirausahaan atau prakarya di SMP atau SMA. Padahal bukan seperti itu, kewirausahaan jika diterjemahkan ke bahasa Inggris adalah entrepreneur. Maka dari itu alasan saya memilih prodi kewirausahaan karena saya ingin menjadi pengusaha yang sukses, menambah lebih luas wawasan tentang berbisni, sehingga dapat mengembangkan usaha kecil saya yang sudah berdiri sekitar 2 tahun terakhir ini. Maka dari itu saya ingin mengembangkan usaha saya dan menambah lebih luas wawasan tentang bisnis. Kewirausahaan juga merupakan program studi yang terbilang masih baru di kalangan universitas negeri ini akan berguna untuk sekarang dan nanti. Karena kita bisa menjadi roda penggerak perekonomian negara dengan mendirikan Ushama Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), dan dengan itu juga kita bisa mencukupi kehidupan sehari-hari tanpa bekerja dengan orang lain atau hanya menjadi pegawai di suatu perusahaan.

          Dengan terwujudnya saya menjadi mahasiswa di Universitas Brawijay, saya akan bersungguh – sungguh menjalani kehidupan perkuliahan ini. Saya ingin mengembangkan usaha yang saat ini ada, lulus tepat waktu atau lebih baik lagi lulus lebih awal dan itu semua akan saya lakukan agar dapat membanggakan orang tua dan keluarga, serta kampus dan fakultas. Saya juga harus pintar mencari peluang. Tidak bisa selamanya saya merepotkan orang tua dengan gaji mereka yang tidak seberapa. Maka dari itu saya berharap dengan usaha saya yang sudah ada ini dan dibantu dengan beasiswa dari Tanoto Foundation, saya bisa meringankan bahkan tidak merepotkan orang tua saya dalam hal biaya. Jika dihitung–hitung biaya yang saya butuhkan untuk kuliah di Universitas Brawijaya dari biaya UKT sampai biaya hidup yang mengharuskan saya tinggal di rumah kost tidaklah sedikit. Maka dari itu saya akan bersungguh-sungguh dalam mengembangkan bisnis saya yang tentunya dengan prinsip-prinsip yang didapat dalam perkuliahan di prodi kewirausahaan.

          Motivasi dalam diri saya yang dapat membantu saya untuk terus mencoba dan berusaha menjadi lebih baik adalah menyayangi diri sendiri. Menanamkan pemikiran positif tentang diri sendiri yang bisa menmbuhkan semangat untuk menggapai apa yang diinginkan. Selalu mengapresiasi diri sendiri tiap kali berhasil, dan selalu menguatkan diri sendiri dikala gagal dan menumbuhkan semangat dalam diri agar bangkit dan terus mencoba untuk mencapai tujual yang ingin dicapai. Karena segala sesuatu berawal dari diri sendiri. Kekuatan dalam diri yang mampu menggerakan kita ingin ke arah mana dalam menjalani hidup. Untuk itu kita harus menyayangi diri kita dahulu, agar kita bisa percaya diri dalam mengambil keputusan, menjalani hari, dan menggapai tujuan.

“The only person who can pull me down is myself, and I’m not going to let myself pull me down anymore.” — C. JoyBell C.

Comments

Popular posts from this blog

Mental Health Generasi Z